Susunan Tim yang Baik
Menurut pendekatan kursus CDIRAC, sebuah tim bekerja paling baik dalam kelompok kecil yang seimbang. Perilaku tim ditentukan oleh tipe kepribadian, pengalaman, dan nilai yang dirasakan tiap anggota — bukan sekadar jumlah orang. Tim yang peran-perannya lengkap dan saling melengkapi akan lebih efektif menghadapi kelompok lawan.
Berorientasi Aksi
Suka menyelesaikan sesuatu — mendorong, melaksanakan, dan menuntaskan pekerjaan.
Menantang tim agar lebih baik; dinamis, fokus tugas, terdorong untuk menang.
Hati-hati: Mudah tegang, tidak sabar, provokatif.
Mengubah ide jadi aksi nyata; sistematis, efisien, disiplin, dapat diandalkan.
Hati-hati: Kurang lentur, lambat menerima ide baru.
Perfeksionis, teliti, menangkap kesalahan & kelalaian, rasa urgensi.
Hati-hati: Cenderung cemas, enggan mendelegasikan.
Berorientasi Orang
Suka bekerja dengan orang — memimpin, merekatkan tim, dan mencari sumber daya luar.
Memimpin, mengenali kekuatan tiap orang; matang, tenang, percaya diri, pendengar baik.
Hati-hati: Bisa manipulatif, kadang terlalu banyak mendelegasikan.
Mendukung, fleksibel, diplomatis, menjaga harmoni & semangat tim.
Hati-hati: Ragu mengambil keputusan saat genting.
Antusias, ekstrovert, membangun jaringan, membawa info dari luar, pandai bernegosiasi.
Hati-hati: Terlalu optimistis, cepat kehilangan minat.
Berorientasi Pikir
Suka memikirkan sesuatu — mencetuskan ide, menimbang pilihan, dan mendalami keahlian.
Kreatif, sumber ide, berpikir di luar kotak, melihat gambaran besar.
Hati-hati: Melayang di awan, introvert, sulit menerima kritik.
Logis, jeli, objektif, pertimbangan & penilaian tajam.
Hati-hati: Kurang memotivasi, bisa blak-blakan / kurang peka.
Berdedikasi, fokus tunggal; pengetahuan/keterampilan langka yang dibutuhkan.
Hati-hati: Fokus sempit, terlalu larut pada detail teknis.
- ✓Ada keseimbangan peran — tiap anggota tahu perannya dan dihargai.
- ✓Ada satu Koordinator ATAU satu Pendorong (Shaper) sebagai penggerak — jangan terlalu banyak keduanya.
- ✓Ada Pencetus Ide (Plant) untuk memunculkan gagasan segar.
- ✓Ada Perekat Tim (Teamworker) dan/atau Penjajak (Resource-Investigator) untuk menjaga kekompakan & membawa info dari luar.
- ✓Ada pelaksana — Pelaksana (Implementer) dan Penuntas (Completer-Finisher) — agar pekerjaan benar-benar selesai.
- ✓Ada Penimbang (Monitor-Evaluator) untuk menguji ide secara objektif.
- ✓Spesialis ditambahkan sesuai kebutuhan keahlian khusus.
- !Terlalu banyak peran dari satu keluarga — kekuatan dan kelemahannya jadi menumpuk.
- !Terlalu banyak orang “aksi” → mudah berdebat dan berebut kendali.
- !Terlalu banyak orang “orang” → pekerjaan bisa tidak selesai tepat waktu.
- !Terlalu banyak orang “pikir” → kurang saling berinteraksi dan bekerja sama.
- 1Tiap anggota mengisi Analisis Individu (tipe kepribadian + peran tim + kekuatan utama).
- 2Tambahkan tiap anggota ke Penyusun Tim.
- 3Lihat hasilnya: apakah peran kunci sudah terisi dan tidak menumpuk satu keluarga.
- 4Tutup celah yang ada — cari anggota dengan peran yang belum terwakili.
Catatan: peran bukan label kaku. Orang bisa menyesuaikan dan mengambil peran lain bila dibutuhkan, dan peran kesukaan seseorang pun bisa berubah seiring waktu.