• Beranda
  • Hitung
  • Info
  • Tentang
Cek IMT
BerandaHitungInfoTentang

IMT, Lingkar Perut & Kelayakan UKP

Ringkasan kajian integrasi IMT + Lingkar Perut sebagai syarat kenaikan pangkat, beserta cara mengukur yang benar.

Status Aturan

Ketentuan IMT + Lingkar Perut untuk UKP ini bersumber dari Naskah Kajian Kemhan (Februari 2026) — masih berupa usulan/rekomendasi kepada Panglima TNI dan diterapkan bertahap melalui sosialisasi & masa transisi. Jadi belum berlaku resmi. Aplikasi ini panduan mandiri, bukan keputusan resmi TNI/Kemhan.

Ambang IMT untuk UKP

Nilai IMT yang masih memenuhi syarat untuk diusulkan naik pangkat:

  • Prajurit pria14,9 – 30
  • Prajurit wanita14,9 – 29

IMT ≥ 30 (pria) / ≥ 29 (wanita) menandakan obesitas berat (risiko sindrom metabolik); IMT ≤ 14,9 menandakan malnutrisi. Untuk prajurit, IMT 23,0–24,9 umumnya wajar karena densitas otot lebih tinggi — berbeda dari rentang ideal populasi umum (18,5–22,9).

Ambang Lingkar Perut per Golongan

Mengikuti standar umum kesehatan (pria 90 cm · wanita 80 cm) ditambah Ambang Toleransi (AT) sesuai strata pangkat.

Pria
Prada – Praka≤ 99 cmAT 10%
Kopda – Kopka≤ 108 cmAT 20%
Serda – Serka≤ 99 cmAT 10%
Serma – Peltu≤ 108 cmAT 20%
Pama (Letda–Kapten)≤ 99 cmAT 10%
Pamen (Mayor–Kolonel)≤ 108 cmAT 20%
Pati (Brigjen ke atas)≤ 117 cmAT 30%
Wanita
Bintara – Pama≤ 88 cmAT 10%
Pamen≤ 96 cmAT 20%
Pati≤ 104 cmAT 30%

Non-militer (umum) memakai batas normal kesehatan: pria ≤ 90 cm, wanita ≤ 80 cm.

Gabungan IMT & Lingkar Perut

IMT menggambarkan kuantitas berat badan; Lingkar Perut menggambarkan kualitas (lemak viseral). Dikombinasikan, keduanya membedakan empat kondisi:

  • Sehat-Bugar: IMT & lingkar perut normal — proporsional.
  • Massa Otot Dominan: IMT berlebih tetapi lingkar perut terjaga — berat dari otot.
  • Skinny Fat (kurus tetapi berlemak): IMT normal tetapi lingkar perut berlebih — lemak viseral, risiko meningkat.
  • Obesitas Sentral: IMT & lingkar perut berlebih — risiko sindrom metabolik tinggi.

Rasio Lingkar Perut : Tinggi Badan — ukuran proporsi tubuh yang dianjurkan adalah ≤ 0,50.

Cara Mengukur Lingkar Perut

  1. 1Berdiri tegak, kaki selebar bahu, bernapas normal (jangan menahan napas atau menarik perut).
  2. 2Singkap pakaian agar pita ukur menempel langsung di kulit.
  3. 3Cari titik tengah antara tulang rusuk terbawah dan puncak tulang panggul — umumnya sejajar pusar.
  4. 4Lingkarkan pita ukur horizontal, pas menempel tetapi tidak menekan hingga kulit melipat.
  5. 5Hembuskan napas normal, lalu baca angka pada titik pertemuan pita.
  6. 6Ukur 2–3 kali untuk memastikan hasil konsisten; paling akurat dilakukan pagi sebelum sarapan.

Sumber & Dasar

  • Naskah Kajian Evaluasi Integrasi IMT & Lingkar Perut dalam Syarat UKP Prajurit
    Kemhan RI · Ditjen Kuathan · Feb 2026
  • Pedoman Nasional Tata Laksana Obesitas Dewasa
    Kepmenkes HK.01.07/MENKES/509/2025 (WHO Asia-Pasifik)
  • Tes Kesamaptaan Jasmani TNI
    Kep Panglima TNI Kep/879.a/XI/2020
  • Juknis Pemeriksaan & Uji Kesehatan (Stakes)
    Kep Panglima TNI 920/XI/2020
  • Administrasi Prajurit TNI
    PP 39/2010 jo. PP 35/2025 · UU 3/2025

Panduan kesehatan & kesiapan mandiri — bukan situs resmi TNI AD. Untuk keputusan administrasi UKP, selalu rujuk ketentuan resmi satuan & Mabes Angkatan yang berlaku.